Nasib Umat Islam Pada Pemberitaan Ambon Versus Bom Solo

September 26, 2011 at 4:41 pm | Posted in berita, islam, jihadi, resume, umum | 8 Comments

oleh : Kaab As-Sidani

Memprihatinkan, menyesakkan dada, ketidak adilan, bla…bla..bla

Itulah sekelumit kata yang ada di dalam hati kita ketika melihat tidak berimbangnya pemberitaan media sekuler atas penderitaan umat Islam, dalam hal ini kasus Ambon. Jika dibandingkan dengan pemberitaan tentang bom kepunton solo, yang notabene “pelaku” distigmakan kepada umat Islam dan korban distigmakan pada umat nasrani, maka yang ada adalah diskriminasi nyata yang terjadi di dalam toleransi palsu ala pancasila dan UUD 45.

Sebelum tulisan ini dibuat, penulis secara kebetulan membaca sebuah artikel dari detikcom yang mengulas tentang bom di Ambon. Tiba-tiba di dalam hati muncul setitik khusnudzon kepada berita tersebut dan juga kepada media detikcom. Namun, apa yang terjadi ?? Setelah dibaca lebih lanjut, ternyata artikel tersebut ditujukan untuk menunjukkan fakta bahwa lagi-lagi salibis yang menjadi korban. Berikut skrinsut dari berita tersebut :

ternyata berita tak berimbang - simak kotak biru di atas

Continue Reading Nasib Umat Islam Pada Pemberitaan Ambon Versus Bom Solo…

Advertisements

Memahami Ciri-ciri Ashlul Islam

April 24, 2010 at 6:12 am | Posted in islam, jihadi, resume, Uncategorized | 1 Comment

Bangunan Islam terdiri dua bagian. Bagian pertama adalah ushul atau dasar, sedangkan bagian kedua adalah furu’ atau cabang. Seseorang tidak dapat menjadi kafir hanya karena perselisihan dan perbedaan yang bersifat cabang. Tetapi keislaman seseorang dapat menjadi batal apabila memiliki masalah pada ushul keislamannya. Vonis yang dilabelkan kepada seseorang apabila bermasalah di bidang Ashlul Islam bervariasi dari ahlul bidah hingga kafir.

Penyebab jatuhnya vonis kafir adalah karena seseorang tidak lagi mentauhidkan Allah, atau dia melakukan pembatal-pembatal keislaman yang membuat pribadi yang bersangkutan menyelisihi Ashlul Islam. Seseorang tidak boleh divonis kafir hanya karena memiliki perbedaan furuiyah dengan sang pemvonis. Sehingga diperlukan kiat-kiat tertentu agar dapat memahami mana bidang islam yang ushul dan mana yang furu. Continue Reading Memahami Ciri-ciri Ashlul Islam…


Entries and comments feeds.