Ambon, Temanggung dan Kebusukan Media Sekuler

September 21, 2011 at 12:21 am | Posted in aqidah, berita, islam, jihadi | 2 Comments

rumah-rumah kaum muslimin Ambon

Pada sekitaran awal tahun 2011 umat Islam disibukkan dengan isu yang menghantam “citra” dienullah. Kasus itu adalah penyerangan gereja di temanggung oleh beberapa ormas Islam akibat pembelaan mereka terhadap izzah Islam ini yang diinjak-injak oleh sekelompok umat Nasrani yang terlalu berani. Walhasil, terjadi kerusakan yang cukup parah dan oleh beberapa pihak dianggap sebagai pemcorengan terhadap nama baik Islam.

Media-media sekuler saat itu beramai-ramai memberitakan muharrik-muharrik yang terkait kasus ini. Mungkin bisa dikatakan bahwa media-media sekuler ini menjadikan kasus ini sebagai bahan olok-olok dan pencitraan yang buruk bagi harakah-harakah Islam seperti FPI, JAT dan lain sebagainya. Dan olok-olok ini menjadi sajian utama dalam barang jualan mereka. Pemutaran pita video yang berulang-ulang menjadi ajang cuci otak bagi masyarakat untuk menciptakan indoktrinasi bahwa harakah-harakah Islam adalah radikalis, fundamentalis yang tidak mendapat tempat di bumi nusantara ini.

Hingga akhirnya tiba pada tanggal 11 September 2011, tepat pada momentum 10 tahun serangan penuh berkah WTC. Pada hari itu sebagian umat Islam di tanah manise Ambon diserang ketenangannya oleh kaum obet. Ada masjid yang terbakar dan tidak sedikit korban meninggal dari kalangan kaum muslimin. Namun anehnya, media sekuler kurang tertarik untuk memberitakan isu ini. Bahkan siapa pelakunya, dan siapa korbannya, nampak tidak jelas jika menilik pada pemberitaan media-media sekuler. Continue Reading Ambon, Temanggung dan Kebusukan Media Sekuler…

Kaidah Mengkafirkan Pribadi

July 19, 2011 at 4:38 pm | Posted in aqidah, islam, jihadi | Leave a comment

Sebuah pengantar untuk mengenali lebih lanjut….

 

Pengantar

Sesungguhnya mengkafirkan merupakan salah satu syariat dalam islam. Bahkan mengkufurkan thoghut dan pelaku-pelaku kekafiran merupakan salah satu syarat agar syahadat sah. Allah berfirman dalam quran-Nya :

“Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat.” (Al-Baqoroh: 256)

Syahadat yang pertama mengandung dua konsekuensi :

  • An-Nafyu artinya meniadakan peribadahan dari setiap apa yang diibadahi selain Alloh. Hal ini direalisasikan dengan meyakini batilnya beribadah kepada selain Alloh, meninggalkan peribadahan itu, membencinya, mengkafirkan pelakunya dan memusuhi mereka. Inilah yang dimaksud dengan mengkufuri thoghut. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.
  • Dan al-Itsbat artinya menetapkan peribadahan hanya untuk Alloh semata, dengan mengarahkan semua bentuk peribadahan hanya kepada Alloh semata.

Syaikh Muhammad at-Tamimi dalam Risalah Ma’na Ath-Thoghut, telah menyebutkan lima jenis thoghut. Beliau menyebutkan tatacara mengkufuri thoghut (lihat Majmu’atut  tauhid 10, Al Jami’ Al fariid 308) : “Adapun tata cara kufur terhadap thaghut itu adalah engkau meyakini bathilnya ibadah kepada selain Allah, engkau meninggalkannya, membencinya, mengkafirkan pelakunya dan memusuhi mereka itu.” Continue Reading Kaidah Mengkafirkan Pribadi…

Mentaati Penguasa Muslim dan Kufur Terhadap Thoghut (2)-Selesai

May 14, 2011 at 4:54 pm | Posted in aqidah, islam, jihadi | 4 Comments

(1)    Perincian dan Perancuan

Banyak aktivis Islam kebingungan dalam menghukumi hukumah/penguasa yang semacam ini. Mereka mencampurkan antara keyakinan batil dan keyakinan haqq dalam masalah ini. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah membagi jenis Iman menjadi tiga bagian berdasarkan martabatnya :

  1. Ashlul Iman; adalah iman yang apabila tidak dilaksanakan maka Islamnya batal, tanpa perlu juhud dan istihlal. Kebalikan dari ashlul iman adalah amalan-amalan kufur yang membatalkan keberadaan ashlul iman itu sendiri (kufur akbar). Contoh : Shalat, Zakat, Berundang-undang dengan syariat Islam.
  2. Iman Wajib; adalah iman yang apabila tidak dilaksanakan maka pelakunya tidak boleh dikafirkan, kecuali jika pelakunya melakukan juhud dan istihlal (sebab juhud dan istihlal itu sendiri adalah amalan kufur akbar). Contoh : Zina, Minum Khamr, Judi.
  3. Iman Mustahab; adalah amalan-amalan tambahan yang hukumnya sunnah, dimana meninggalkannya tidak mendapatka  dosa. [(Iqtidlaush Shirathil Mustaqim): (Tidak setiap orang yang ada padanya suatu cabang dari cabang-cabang keimanan menjadi mu’min sampai ada padanya ashlul iman) (hal 82)]

adesebi.files.wordpress.com

Poin Penting : Sesungguhnya (seperti yang dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh), menjadikan dasar hukum negara berdasarkan UU buatan dan sekuler adalah kufur Akbar, sejajar dengan meninggalkan shalat, meninggalkan zakat (zaman Abu Bakar), menyembah patung dan lain-lain. Serta menghukumi pelakunya tidak perlu disyaratkan juhud dan istihlal, sebab Ibnu Taimiyyah menyebutkan bahwa orang yang mensyaratkan Juhud dan istihlal dalam masalah ini adalah dikafirkan oleh salaf. Continue Reading Mentaati Penguasa Muslim dan Kufur Terhadap Thoghut (2)-Selesai…

Mentaati Penguasa Muslim dan Kufur Terhadap Thoghut (1)

May 14, 2011 at 4:30 pm | Posted in aqidah, islam, jihadi | Leave a comment

Pada hari ini banyak sekali ujian dan cobaan menerpa umat Islam di seluruh dunia. Ujian itu berupa penyakit syubhat dan syahwat. Salah satu masalah yang seringkali seolah tidak tuntas diperdebatkan adalah masalah iman dan kufur, serta syirik dan tauhid. Dalam pembahasan masalah-masalah tersebut erat kaitannya dengan masalah siyasah/politik hingga kenegaraan. Bahkan tak jarang, mereka-mereka yang berseberangan pendapat, menggelari lawan-lawan diskusi mereka sebagai murjiah, khawarij, bughat dan lain sebagainya.

Mari kita kupas sedikit demi sedikit. Tentunya dengan alur pemikiran yang saya pakai dan sedang saya suguhkan kepada para pembaca sekalian.

(1)    Masalah Penguasa Muslim

Dalam keyakinan ahlus sunnah wal jamaah, golongan penguasa yang muslim adalah wajib ditaati serta merupakan sikap tercela jika kita keluar dari ketaatan padanya. Dalil-dalil yang menunjukkan kepadanya adalah sangat banyak dan jelas. Antara lain :

  • Dalil Qur’an : Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-Nisa : 59) Jadi ulil amri yang diperintahkan kepada kita untuk menaatinya adalah ulil amri yang beriman, bukan yang kafir (Majmu’ al Fatawa 28/97 atau 28/170).
  • Adakalanya penguasa bersifat zhalim lagi fasiq, tetapi tidak melakukan kekufuran yang nyata, maka pendapat yang shahih adalah kita tetap diperintahkan bersabar atasnya. Serta tetap menaatinya dalam hal kebaikan, dan tidak menaatinya dalam hal keburukan. Rasulullah saw bersabda : “Nanti akan muncul pemimpin, kalian mengenalinya dan mengingkarinya. Maka barangsiapa menjumpainya (dan tidak mengikutinya) sungguh ia telah terlepas (dari dosanya), dan barangsiapa yang mengikarinya maka dia selamat. Namun dosa dan kecelakaan bagi yang meridhainya dan mengikutinya. Para sahabat bertanya: Apakah kita tidak memeranginya? Rasullah n menjawab:  “Tidak, selama mereka masih shalat.” Dalam riwayat Muslim yang lain 65-1855 dan 66-1855: “Tidak, selama mereka masih menegakan shalat pada kalian.” Continue Reading Mentaati Penguasa Muslim dan Kufur Terhadap Thoghut (1)…

Kenalilah Usamah bin Ladin Melalui Risalahnya

May 4, 2011 at 10:02 am | Posted in aqidah, islam, jihadi, umum | Leave a comment

“Jangan lihat kebenaran dari orangnya, namun lihatlah kebenaran niscaya engkau akan mengetahui orang-orang yang berdiri diatasnya (kebenaran)

Kalimat di atas adalah sebuah ungkapan populer yang sering dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib. Makna kalimat tersebut kemungkinan besar sudah disepakati kebenarannya. Ketika kita melihat amalan dan ilmu seseorang, seketika pula secara lahir, kita bisa menilai siapa orang tersebut. Dalam kasus lapangan, banyak tokoh-tokoh yang diakui kualitasnya karena karya dan pengorbanan mereka. Salah satu kasus yang bisa dicermati adalah kasus Usamah bin Laden.

eramuslim.com

Usamah bin Laden adalah ikon gerakan jihad global yang tindakannya dinilai banyak kalangan sebagai sosok yang kontroversial. Dia banyak ditakuti dan dibenci, namun tidak sedikit yang mengagumi dan mencintai. Pria kelahiran akhir dekade 50-an ini memiliki riwayat yang panjang dalam gerakan “terorisme” dunia, setidaknya semenjak akhir dekade 80-an. Namun tidak jarang pula dia dianggap sebagai sosok fiktif ataupun ikon buatan Amerika Serikat sendiri. Bahkan sangat banyak dari kalangan aktivis Islam sendiri yang berpikiran seperti ini. Continue Reading Kenalilah Usamah bin Ladin Melalui Risalahnya…

Nash-nash dan Pendapat Ulama Tentang Kufurnya Pemakai Undang-undang

January 24, 2011 at 1:45 am | Posted in aqidah, islam | 6 Comments

1. “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di an-tara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [QS. An Nisa’ :59].

kirara-shop.blogspot.com

Ibnu Qayyim–, “Sebagai tuntutan dan kewajiban dari iman. Jika pengembalian urusan kepada Allah dan Rasul-Nya ini hilang maka hilang pulalah iman, sebagai bentuk hilangnya malzum (akibat) karena lazimnya (sebabnya) telah hilang. Apalagi antara dua hal ini merupakan sebuah kaitan yang erat, karena terjadi dari kedua belah pihak. Masing-masing hal akan hilang dengan hilangnya hal lainnya…”(I’lamul Muwaqi’in I/84)

Ibnu Katsir “Maksudnya kembalikanlah perselisihan dan hal yang kalian tidak ketahui kepada kitabullah dan sunah Rasulullah. Berhukumlah kepada keduanya atas persoalan yang kalian perselisihkan ” Jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir”. Hal ini menunjukkan bahwa siapa tidak berhukum kepada Al Qur’an dan As Sunah serta tidak kembali kepada keduanya ketika terjadi perselisihan maka ia tidak beriman kepada Allah dan tidak juga beriman kepada hari akhir.”(Tafsir Al Qur’an Al ‘Adzim I/519) Continue Reading Nash-nash dan Pendapat Ulama Tentang Kufurnya Pemakai Undang-undang…

Apakah WTC 911 Misi Dajjal ? (Sebuah Bantahan Ringan Artikel Abisyakir)

November 24, 2010 at 6:55 am | Posted in aqidah, islam, jihadi, sejarah, umum | 14 Comments

Bantahan atas artikel :

wtc 911 dan misi dajjal (hilangkan tanda bintang)

worldofnand.blogspot.com

Insiden, atau lebih tepatnya lagi tragedi 11 September 2001 merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah peradaban modern. Di dalamnya terdapat berbagai kontroversi yang sangat tajam dan seringkali diperdebatkan. Di sisi lain banyak kalangan mengeluarkan analisisnya tentang kejadian ini yang menyebutkan bahwa kejadian ini hanyalah akal-akalan AS dan zionisme untuk melakukan penghalalan atas penjajahan berkelanjutan bagi negara-negara muslim. Sementara di sisi lain mereka-mereka yang dipertempuran berpendapat bahwa dalang 11 September ini sudah jelas sekali adalah al-Qaidah.

Polemik-polemik dan teori konspirasi tersebut sudah banyak diangkat di media-media massa. Sementara itu umat Islam pun terpecah menjadi berbagai madzhab dalam menyikapi hal ini. Setidaknya di kalangan juru dakwah terjadi dua arus besar dalam menanggapi peristiwa ini. Continue Reading Apakah WTC 911 Misi Dajjal ? (Sebuah Bantahan Ringan Artikel Abisyakir)…

Sedikit Saran Tentang Manhaj dan Sikap Terhadap Penebar Syubhatnya

November 8, 2010 at 8:04 am | Posted in aqidah, islam, jihadi | 2 Comments

Sebuah saran kepada muharrik yang menyandarkan manhajnya kepada dakwah tauhid dan jihad fii sabilillah….

khilafahstuff

Alhamdulillah, pada saat ini banyak pemuda yang dalam hati mereka sadar akan pentingnya menegakkan khilafah islamiyah. Meskipun hal itu masih belum bisa mereka amalkan dan ditunjukkan dalam kegiatan sehari-hari. Hanya saja tidak semua pemuda-pemuda tersebut (yang banyak diantaranya adalah para muharrik) mendapatkan ilmu yang sesuai dengan manhaj salaf dalam tatacara penegakannya. Banyak diantara para aktivis tersebut tercebur dari pemahaman yang salah. Kesalahan pemahaman tersebut bervariasi, dari pemahaman ahlul bid’ah hingga tatacara penegakan yang berbau kekufuran yang mereka ber-istihsan dalam menempuh jalan tersebut. Continue Reading Sedikit Saran Tentang Manhaj dan Sikap Terhadap Penebar Syubhatnya…

Mengangkat Goyim Zionis Sebagai Pahlawan

October 18, 2010 at 8:22 am | Posted in aqidah, islam, umum | 2 Comments

Indonesia adalah sebuah bangsa yang sakit jika ditinjau secara jujur dari segala aspek. Apalagi jika dipandang dari segi pancasila yang didengung-dengungkan sebagai landasan religius-nasionalis bangsa ini. Salah satu contoh penyakit yang kini sedang merajalela dalam kehidupan para elit politik, pengamat, serta kritikusnya adalah penyakit demokrasi-liberal. Demokrasi liberal merupakan penyakit kekufuran yang sangat parah dan dibawa dari ajaran kebebasan Amerika Serikat dan konco-konconya.

Salah satu contoh penyakit yang parah tersebut adalah wacana pengangkatan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Tengok saja media-media berita online sekuler seperti detikcom atau kompas.com. Di beberapa tulisan dan laporan yang dimuat dalam media tersebut dinyatakan bahwa Gus dur termasuk dalam nominasi 10 besar calon pahlawan nasional, bersaing dengan calon lain seperti Soeharto dan Ali Sadikin. Alasan kuat yang mempengaruhi para juri untuk memilih Gus tersebut sebagai pahlawan adalah sumbangsihnya terhadap pluralisme di tanah air. Continue Reading Mengangkat Goyim Zionis Sebagai Pahlawan…

Petaka Nasionalisme Di Sekitar Kita

September 5, 2010 at 10:15 am | Posted in aqidah, islam, jihadi, sejarah | 2 Comments

Hari ini umat manusia telah sampai dalam dunia yang penuh dengan batas-batas dan kekangan. Semenjak memasuki era Persatuan Bangsa Bangsa pada 1940-an, banyak negara terbebas secara dhahir dari penjajahan dan kolonialisme bangsa barat. Dampak ini begitu dirasakan oleh negara-negara berpenduduk muslim seperti Indonesia, Pakistan, atau Mesir. Hingga tahun 1960-an atau bahkan 1980-an, masih terus terjadi gelombang kemerdekaan negeri-negeri muslim dari cengkeraman secara langsung oleh negara barat.

Sejak bergulirnya perang Salib hingga dimulainya zaman Renaissance di Eropa, bangsa-bangsa barat (dalam hal ini Eropa), terlibat dalam sebuah petualangan besar yang melibatkan pencarian kekayaan, kejayaan, dan penyebaran agama. Misi-misi yang dikenal dengan 3G (gold, glory and gospel) ini terangkum dalam sebuah ekspansi yan dikenal dengan nama kolonialisme. Sepertinya banyak negara-negara Eropa bersaing untuk meraih kejayaan mereka di tanah-tanah yang terproteksi dan terkoneksi dengan kekhilafahan Ottoman, seperti wilayah-wilayah Aceh, Mataram ataupun Makassar. Tujuan mereka sangat jelas, yakni untuk memadamkan cahaya Islam di wilayah-wilayah tersebut. Continue Reading Petaka Nasionalisme Di Sekitar Kita…

Next Page »


Entries and comments feeds.