Nasib Umat Islam Pada Pemberitaan Ambon Versus Bom Solo

September 26, 2011 at 4:41 pm | Posted in berita, islam, jihadi, resume, umum | 8 Comments

oleh : Kaab As-Sidani

Memprihatinkan, menyesakkan dada, ketidak adilan, bla…bla..bla

Itulah sekelumit kata yang ada di dalam hati kita ketika melihat tidak berimbangnya pemberitaan media sekuler atas penderitaan umat Islam, dalam hal ini kasus Ambon. Jika dibandingkan dengan pemberitaan tentang bom kepunton solo, yang notabene “pelaku” distigmakan kepada umat Islam dan korban distigmakan pada umat nasrani, maka yang ada adalah diskriminasi nyata yang terjadi di dalam toleransi palsu ala pancasila dan UUD 45.

Sebelum tulisan ini dibuat, penulis secara kebetulan membaca sebuah artikel dari detikcom yang mengulas tentang bom di Ambon. Tiba-tiba di dalam hati muncul setitik khusnudzon kepada berita tersebut dan juga kepada media detikcom. Namun, apa yang terjadi ?? Setelah dibaca lebih lanjut, ternyata artikel tersebut ditujukan untuk menunjukkan fakta bahwa lagi-lagi salibis yang menjadi korban. Berikut skrinsut dari berita tersebut :

ternyata berita tak berimbang - simak kotak biru di atas

Continue Reading Nasib Umat Islam Pada Pemberitaan Ambon Versus Bom Solo…

Ambon, Temanggung dan Kebusukan Media Sekuler

September 21, 2011 at 12:21 am | Posted in aqidah, berita, islam, jihadi | 2 Comments

rumah-rumah kaum muslimin Ambon

Pada sekitaran awal tahun 2011 umat Islam disibukkan dengan isu yang menghantam “citra” dienullah. Kasus itu adalah penyerangan gereja di temanggung oleh beberapa ormas Islam akibat pembelaan mereka terhadap izzah Islam ini yang diinjak-injak oleh sekelompok umat Nasrani yang terlalu berani. Walhasil, terjadi kerusakan yang cukup parah dan oleh beberapa pihak dianggap sebagai pemcorengan terhadap nama baik Islam.

Media-media sekuler saat itu beramai-ramai memberitakan muharrik-muharrik yang terkait kasus ini. Mungkin bisa dikatakan bahwa media-media sekuler ini menjadikan kasus ini sebagai bahan olok-olok dan pencitraan yang buruk bagi harakah-harakah Islam seperti FPI, JAT dan lain sebagainya. Dan olok-olok ini menjadi sajian utama dalam barang jualan mereka. Pemutaran pita video yang berulang-ulang menjadi ajang cuci otak bagi masyarakat untuk menciptakan indoktrinasi bahwa harakah-harakah Islam adalah radikalis, fundamentalis yang tidak mendapat tempat di bumi nusantara ini.

Hingga akhirnya tiba pada tanggal 11 September 2011, tepat pada momentum 10 tahun serangan penuh berkah WTC. Pada hari itu sebagian umat Islam di tanah manise Ambon diserang ketenangannya oleh kaum obet. Ada masjid yang terbakar dan tidak sedikit korban meninggal dari kalangan kaum muslimin. Namun anehnya, media sekuler kurang tertarik untuk memberitakan isu ini. Bahkan siapa pelakunya, dan siapa korbannya, nampak tidak jelas jika menilik pada pemberitaan media-media sekuler. Continue Reading Ambon, Temanggung dan Kebusukan Media Sekuler…

WTC 11 September, Syi’ar Akbar Abad 21

September 10, 2011 at 4:03 pm | Posted in islam, jihadi | Leave a comment

Sebuah fenomena yang cukup ganjil terjadi pada awal dekade 2000-an. Ribuan orang di benua salib (Amerika dan Eropa) berbondong-bondong masuk ke dalam agama yang dikatakan sebagai agama bangsa Arab. Fenomena ini sangat menarik. Sebab ribuan (atau mungkin jutaan) penduduk di negara mayoritas muslim malah banyak yang berpindah ke agama lain. Peristiwa apakah yang mampu menggetarkan hati manusia untuk berbondong-bondong masuk Islam ?

Sungguh sebuah kebesaran Allah telah terjadi di tahun 2001. Ternyata bukan pengajian, bukan musabaqah tilawatil qur’an, ataupun juga bukanlah adzan yang mengantarkan mereka pada hidayah. Bukanlah syiar-syiar “konvensional” tersebut yang membuat ribuan orang masuk Islam. Akan tetapi Allah mengantarkan hidayah kepada mereka dengan sebuah syi’ar raksasa yang terjadi di 11 September 2001, lewat tangan thaifah al-Manshurah. Sebuah cara yang sangat ganjil. Itulah peristiwa WTC 2001.

Menggentarkan Hati dan Menyampaikan Syiar

Sesungguhnya berpetak-petak tanah kaum muslimin saat ini berada di bawah kekuasaan orang kafir asli ataupun orang murtad sekuler. Musuh-musuh Allah tersebut saling bahu membahu menindas kaum yang lemah pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Mengeruk kekayaan alam yang tak ternilai jumlahnya. Banyak orang muslim tidak sadar akan penjajahan ini, bahkan banyak “mantan” umat Islam berbondong-bondong menyembah kapitalisme dan ber-tawally dengan para penjajah. Oleh karena itu wajib hukumnya bagi umat Islam untuk membebaskan tanah-tanah yang terjajah ini.

Syaikh Al-Mujahid Abdullah Azzam menyebutkan dalam Ad-Difa’ An Aradli al-Muslimin Ahamu Furudl al-A’yan : “Para ulama salaf dan khalaf telah bersepakat dan juga para ahli fiqih dan para ahli hadits di setiap abad, bahwasanya bila sejengkal tanah umat Islam di rampas oleh kaum kuffar, maka pada saat itu jihad adalah fardhu ‘ain atas segenap kaum muslimin laki-laki maupun perempuan.  Sehingga pada waktu itu seorang anak laki-laki berangkat jihad tanpa harus minta izin kepada orang tuanya dan seorang istri berangkat jihad tanpa harus izin suaminya.Continue Reading WTC 11 September, Syi’ar Akbar Abad 21…


Entries and comments feeds.