Kenalilah Usamah bin Ladin Melalui Risalahnya

May 4, 2011 at 10:02 am | Posted in aqidah, islam, jihadi, umum | Leave a comment

“Jangan lihat kebenaran dari orangnya, namun lihatlah kebenaran niscaya engkau akan mengetahui orang-orang yang berdiri diatasnya (kebenaran)

Kalimat di atas adalah sebuah ungkapan populer yang sering dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib. Makna kalimat tersebut kemungkinan besar sudah disepakati kebenarannya. Ketika kita melihat amalan dan ilmu seseorang, seketika pula secara lahir, kita bisa menilai siapa orang tersebut. Dalam kasus lapangan, banyak tokoh-tokoh yang diakui kualitasnya karena karya dan pengorbanan mereka. Salah satu kasus yang bisa dicermati adalah kasus Usamah bin Laden.

eramuslim.com

Usamah bin Laden adalah ikon gerakan jihad global yang tindakannya dinilai banyak kalangan sebagai sosok yang kontroversial. Dia banyak ditakuti dan dibenci, namun tidak sedikit yang mengagumi dan mencintai. Pria kelahiran akhir dekade 50-an ini memiliki riwayat yang panjang dalam gerakan “terorisme” dunia, setidaknya semenjak akhir dekade 80-an. Namun tidak jarang pula dia dianggap sebagai sosok fiktif ataupun ikon buatan Amerika Serikat sendiri. Bahkan sangat banyak dari kalangan aktivis Islam sendiri yang berpikiran seperti ini.

Beberapa orang yang sangat terpandang dalam dunia pergerakan Islam seringkali meluncurkan pernyataan-pernyataan yang seolah mendukung bahwasanya Usamah dan al-Qaidah adalah hasil konspirasi barat. Seperti pernyataan berikut ini :

Tidak sedikit kelompok-kelompok yang disebut teroris oleh AS sekarang justru merupakan bentukan AS. Apa yang terjadi pada kelompok mujahidin Afghanistan merupakan contoh yang baik tentang itu, yang sering dikaitkan dengan Al-Qoida dan Osama bin Laden. Dalam era perang dingin melawan Rusia, CIA memanfaatkan kelompok-kelompok islam untuk memerangi dan membendung pengaruh Rusia yang komunis.( “Melacak Akar Kekerasan Internasional” : Ust. Farid Wajdi ; Jurnal Al-Waie No. 38 Tahun IV, 1-31 Oktober 2003/Sya‟ban 1424 H )

Profesor ahli bahasa itu menyoroti bagaimana pemerintah AS secara konstan mendukung perkembangan kelompok-kelompok teroris, ketika CIA membantu kelahiran jaringan Osama bin Laden pada tahun 1979, di bawah persetujuan penasehat keamanan Presiden Carter, Zbigniew Brzenzki. ( “Bilakah Terorisme Berhenti” : M. Iwan Januar, hayatulislam.net, 17 November 2005 )

Memang pernyataan-pernyataan tersebut belum tentu menunjukkan kesetujuan penulis artikel-artikel terhadap teori Osama agen CIA. Tetapi seringkali kalangan-kalangan lain keliru menafsirkan pernyataan-pernyataan semacam ini sebagai legitimasi bahwa Osama dan al-Qaidah adalah hasil konspirasi Amerika Serikat. Bahkan ada seorang Ustadz AM Waskito (pengarang buku “Dakwah Salafiyah, Dakwah Bijak” yang dikenal lembut hati dan gemar mendamaikan gesekan antar Harakah pun ternyata malah berani mengatakan Usamah bin Laden sebagai setan.

Tapi kan Usamah itu memang SETAN ya. Ini tidak diragukan lagi. Dia itu SETAN, hanya saja berbentuk manusia yang berwajah pemimpin mujahidin. A’udzubillah minas syaitanirrajiim wa ashabihi ajma’in. Wong bukan dia pelakunya, kok terus saja ngaku-ngaku. Ini payah sekali. Demi Allah, andaikan Usamah disuruh merumuskan mekanisme penghancuran WTC itu, dia pasti tidak tahu apapun.(diambil dari komentar blog dari : http://abisyakir.wordpress.com/2010/10/12/wajah-partai-sekuler/, serta masih ada artikel-artikel lain yang menafikkan dan memojokkan keberadaan Usamah bin Laden)

Keberadaan Usamah bin Laden di dunia ini memang sesuatu hal yang cukup pelik. Selain itu jenis jamaah yang dipimpinnya tidak mengizinkan dia berperilaku secara wajar seperti halnya jamaah-jamaah dakwah yang keberadaan personilnya mudah disentuh oleh indera-indera yang tidak terlatih atau tidak berkepentingan. Jamaah al-Qaidah sendiri adalah sebuah jamaah yang berbasiskan pada jihad qital, dimana dibutuhkan siasat-siasat tertentu agar anggotanya bertahan dari ancaman musuh-musuh yang berupa Amerika dan sekutu-sekutunya.

Sebenarnya tidak sulit untuk mengenali keberadaan Syaikh Usamah dalam dunia nyata. Sebab selain seorang mujahid, beliau juga seorang alim. Tatacara jihad yang diperjuangkan oleh beliau bukanlah sekedar propaganda-propaganda kosong yang rendah nilai ilmiahnya. Tulisan-tulisan Usamah bin Ladin sebenarnya cukup kuat untuk disandingkan dengan karya-karya Sayyid Quthb atau Hasan al-Banna, tentu saja jumlahnya tidak akan bisa menandingi kedua orang ini dikarenakan kesibukan Jihad Usamah bin Laden.

Seperti halnya karangan guru Usamah bin Laden, yakni syaikh Abdullah Azzam, kemungkinan besar tulisan yang dinisbatkan namanya pada syaikh Usamah adalah hasil ceramah yang dituliskan oleh para pendengarnya. Karya penting yang dinisbatkan kepada syaikh Usamah bin Laden antara lain :

  1. Taujihat Manhajiyyah

Risalah ini adalah sebuah risalah yang mengajak kita untuk berjihad fii sabilillah untuk menegakkan jamaah dengan sistem sammu wa tho’ah.

  1. Syarh Kaab bin Malik

Syarh Kaab bin Malik merupakan ceramah Usamah bin Laden yang menyoroti kehinaan ummat Islam pada zaman ini, di saat mereka meninggalkan jihad. Padahal hukum jihad pada hari ini adalah fardhu ain.

Dua risalah dan ceramah di atas adalah bahan penting untuk memahami pola pikir Syaikh Usamah bin Laden, selain merujuk pada karya-karya mentor beliau yakni Syaikh Abdullah Azzam.

Sehingga untuk mengenali keberadaan Usamah bin Laden dan al-Qaidah memang tidak cukup dengan sekedar melihat operasi-operasi Jihad yang mereka lakukan. Puluhan statemen dan risalah telah mereka keluarkan sebagai pembuktian syar’i atas apa yang harus dilakukan pada zaman ini. Jadi ada baiknya kembali kepada perkataan Ali bin Abi Thalib : “Jangan lihat kebenaran dari orangnya, namun lihatlah kebenaran niscaya engkau akan mengetahui orang-orang yang berdiri diatasnya (kebenaran)

Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta bejihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim (at-Taubah : 19)

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: